Searching...
Thursday, April 9, 2015

Obrolan Film Merangkap Ujian Kesabaran


Setiap orang punya penghayatan beda tentang film. Ada yang suka ngapalin berbagai detil tentang film favoritnya, ada juga yang bisa inget judul aja udah syukur. Sah-sah aja sih sebenernya. Yang bikin senewen adalah NGEDENGERIN orang-orang tipe terakhir saling ngobrol.
Kemarin, karena udah kemaleman untuk jalan kaki, gue pulang naik angkot. Di dalemnya ada 2 orang cewek, yang berdasarkan tongkrongannya nampak masih kuliahan, ngobrol tentang film. Entah apa yang terjadi pada mereka saat proses nonton itu terjadi, tapi berbagai fakta tentang film kecampur aduk nggak karuan. Dan nggak ada satu pun dari mereka yang nampak terganggu. Kurang lebih kayak gini obrolannya:



"Menurut gue, film animasi paling keren itu Big Hero Six loh," kata Cewek Satu.
"Yang jagoan-jagoan sekeluarga itu, kan? Yang ibunya bisa melar? Iya keren," jawab Cewek Dua.
Sementara gue ngebatin, "Yang jagoan sekeluarga itu kan The Incredibles..."
"Itu dari komik Marvel kan ya? Marvel emang keren, Spider-Man juga gue suka. Yang paling seru tuh yang nomer 3," kata Cewek Satu lagi.
"Yang nomer tiga itu yang mana sih? Yang lawannya manusia kadal bukan sih?" sahut Cewek Dua.
"Bukan," jawab gue dalam hati.
"Bukan," kata Cewek Satu.
"Nah, pinter," pikir gue.
"Yang nomer tiga tuh yang paling belakangan keluar, yang lawannya manusia listrik," lanjut Cewek Satu."
Gue mengurut kening. Salah lagi.
"Oh, yang itu... tapi katanya Spider-Man sekarang udah masuk ke Marvel ya, jadi bisa gabung ke Avengers?"
"Iya, Spider-Man sekarang udah di Marvel..."
Dari dulu Spider-Man itu adanya di perusahaan KOMIK Marvel, sementara yang diomongin adalah perpindahan HAK FILM Spider-Man dari Sony Pictures ke Marvel FILM.
"...berarti kalo Spider-Man ada di Marvel, bisa dibikin film bareng Superman sama Batman dong ya!"
Oh, ya ampun.
"Ngaco lu, nggak bisa gitu!"
Nah!
"Kenapa?"
"Superman Batman kan barengannya sama Avengers!"
Arrrrgggghhh....!
Detik itu juga gue memutuskan lebih baik turun angkot dan jalan kaki.

4 komentar:

  1. Wah, repot juga kalo model umum apresiasi penikmat filmnya kayak gini ya
    Tapi ya nggak tahu ding.. Ok, pamit dulu, angkot udah dateng nih :D

    ReplyDelete
  2. Mending jalan kaki daripada nepsong dengernya.. hahahh

    ReplyDelete

 
Back to top!